Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Pembuatan & Pengolahan Tepung Brayo

ToMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan Pelatihan Pembuatan dan Pengolahan Tepung dari Biji Brayo, Rabu (12/2/2020). Acara yang diinisiasi oleh Mahasiswa KKN Posko 39 itu dilaksanakan di Aula Balai Desa Gemulak, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

“Desa Gemulak memiliki banyak potensi lokal yang bisa dimanfaatkan, salah satunya ialah pohon brayo yang tumbuh subur di sekeliling tambak milik warga,” ucap Madhan, ketua panitia pelatihan.

Melimpahnya biji brayo dimanfaatkan oleh Mahasiswa KKN menjadi tepung dan berbagai olahan makanan seperti klepon brayo, sirup brayo, selai brayo, permen brayo, dodol brayo, kue brayo, keripik brayo, tempe brayo, putu ayu brayo, dan brownies brayo.

“Selama ini Brayo hanya dikenal sebagai tanaman pencegah abrasi, tanpa dimanfaatkan menjadi olahan yang bernilai ekonomis,” tutur ketua PKK Desa Gemulak, Lilik.

Acara yang diadakan selama kurang lebih 2 jam tersebut diikuti secara antusias oleh sekitar 30an ibu-ibu PKK. Forum pelatihan pun cukup interaktif terutama saat sesi tanya jawab berlangsung.

Diharapkan dengan adanya pelatihan pembuatan dan pengolahan tepung biji brayo ini, warga Desa Gemulak bisa berkreasi dan berinovasi dengan brayo sekaligus bisa membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar. (Miskat/UIN Walisongo)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan